Masjid Agung Khaera Ummah Kabupaten Kolaka

Masjid Agung Khaera Ummah Kabupaten Kolaka

Kubah Enamel Berkualitas

Simbol Pemersatu Lingkungan yang Eksotis di Masjid Agung Khaera Ummah Kabupaten Kolaka

Sebagian masyarakat menyebutnya Masjid Raya Kolaka. Namun, nama resmi yang disematkan bertepatan dengan pemancangan tiang pertama masjid adalah Masjid Agung Khaera Ummah. Masjid yang berada di tepi Laut Kolaka tersebut merupakan ikon kabupaten.

Masjid khaera ummah depanUniknya, lokasi tepian laut yang membuat pemandangan masjid begitu eksotis tersebut sebelumnya adalah area ekosistem pohon bakau. Oleh karenanya, dalam proses pembangunan masjid dilakukan penimbunan area laut sedalam 10 meter sebagai tahap awal.

Pembangunan di laut tersebut juga membawa konsekuensi keunikan lainnya. Pondasi masjid terbuat dari batu karang, bahkan dua di antara delapan tiang utama masjid dipancangkan sebelum penimbunan dilaksanakan. Ini berarti tiang tersebut menembus dasar laut.

Desain Arsitektur Masjid Agung Khaera Ummah Kabupaten Kolaka

Kubah Masjid Agung Khaera Ummah didominasi warna putih dibangunan dan delapan kubahnya. Warna yang melambangkan kesucian tersebut terlihat sangat padu dengan nuansa warna laut di sekitar masjid.

Jika bagian luar terkesan minimalis dengan penggunaan warna putih tanpa banyak detail aksen, maka di bagian dalam justru sebaliknya. Penggunaan aneka warna, baik yang berasal dari cat pada dinding dan tiang maupun material marmer pada sebagian detail bangunan, membuat masjid terlihat semarak.

Salah satunya pada dinding depan masjid yang dilapisi marmer beraksen garis batu alam. Dinding berkombinasi warna krem dan cokelat tua itu tampak “bertabrakan” dengan pigura relung mihrab hijau cerah dengan aksen garis diagonal silang putih. Hasilnya, mihrab terlihat sangat menonjol.

Bagian plafon di bawah atap kubah juga berwarna cerah. Paduan biru langit dengan aksen kaligrafi jingga dan lafaz Allah yang tepat berada di tengah membuat tampilan plafon menjadi sangat menarik.

Bagian dalam masjid terasa sangat lapang. Meskipun ruang utama ibadah ini terdiri dari dua lantai, namun lantai atas yang biasa digunakan untuk jamaah wanita didesain hanya mengelilingi lantai bawah layaknya mezzanine.

Jasa Pembuat Kubah Masjid di Medan

Jasa Pembuat Kubah Masjid di Medan

Jasa Pembuat Kubah Masjid

Kubah masjid merupakan suatu hal terpenting sebagai penanda adanya tempat ibadah di suatu daerah, basanya kubah masjid tersebut berbentuk stengah lingkaran yang pada umumnya diletakkan dibagian atas bangunan masjid. Seiring berkembangnya zaman, banyak beberapa arsitektur muslim yang membuahkan beberapa karya yang inovatif seputar kubah masjid.

Salah satu dari perubahan pengetahuan arsitektur islam di Dunia yaitu Kubah Masjid. Sampai saat ini sudah banyak produsen kubah masjid maupun jasa pembuat kubah masjid di medan yang telah menerapkan beberapa desain terbaru dalam pembuatan kubah masjid.

Jasa Pembuat Kubah

Kami CV. Sam Jaya Utama akan mengulas seputar bentuk kubah masjid yang ramai pemesanan hingga tahun 2020 ini:

1. Kubah Masjid berbentuk Oval atau Telur

Kubah bentuk ini seperti halnya belahan telur besar yang dibelah secara horizontal hingga memiliki oval. Bentuk oval ini juga bisa kita temui pada bangunan kuno pada zaman barok rococo.

2. Bentuk Kubah Bawang

Bentuk kubah bawang ini secara visual nampak meliuk dibagian atas serta sisi bawah kubah, dan nampak runcing pada sisi atas kubahnya. Kubah ini berbentuk seperti bonggol bawang dan banyak dijumpai di gereja ortodoks Rusia.

3. Bentuk kubah Berumbi

Kubah ini termasuk bentuk kubah yang sangat simpel, dikarenakan bentuknya seperti setengah bumi namun pada sisi bawah sedikit memanjang dan ujungnya meruncing seperti tunas umbi yang sedang tumbuh. Bangunan yang memakai kubah berumbi ini bisa kita lihat pada bangunan Taj Mahal di India.

4. Bentuk kubah parabola

Merupakan desain kubah yang memiliki bentuk meliuk namun tidak bundar sepenuhnya. Apabila anda mengamati kubah ini seperti lonjong dengan ujung yang mengecil. Kubah ini hanya di dapati pada bangunan kuno di Tatinu.

5. Bentuk Kubah Biara

Kubah ini akan terlihat seperti kubah masjid apabila disaksikan dari sisi bawah. Bentuk fundamen kubah biara ialah satu persegi dengan kerangka pojok dan permukaan berbentuk lengkung.

Harga Kubah Masjid di Medan

Harga Kubah Masjid di Medan

Info Harga Kubah di Medan

Pada umumnya anda bisa meraih harga kubah masjid mulai dari harga 1 juta hingga 2,5 juta sesuai dengan bahan kubah masjid yang anda inginkan. Harga ini dapat berubah sesuai dengan desain, motif, material kubah masjid, tipe kubah yang ingin anda pean dan juga ukuran diameter kubah masjid.

CV. Sam Jaya Utama

Akan memberikan harga kubah masjid termurah untuk wilayah medan sesuai dengan budget yang anda. Sebelum menentukan produsen kubah masjid, perlu anda ketahui bahwa penting banget untuk mempelajari struktur pembuatan kubah masjid, karena itu juga menentukan harga kubah yang anda pesan. Kami memiliki 3 jenis kubah yang mungkin bisa anda pesan:

  1. KUBAH MASJID PANEL ENAMEL
  2. KUBAH PANEL GALVALUME POWDER COATING

  3. KUBAH MASJID ENAMEL GALVALUME DUCO COATING

Kami juga akan membantu anda dalam pengerjaan kubah masjid mulai dari 0 Hingga selesai, seluruh kubah masjid yang kami produksi telah melalui proses pembuatan dan kontroling yang ketat dan berlapis, agar menghasilkan kubah masjid dengan ornamen yang ekslusif.

Kubah masjid yang kami produksi mampu bertahan hingga 20  tahun untuk bahan kubah masjid enamel, selain itu kami juga memberikan garansi warna untuk setiap pemesanan kubah masjid galvalum maupun kubah masjid enamel.

Harga Kubah di Medan

Perlu anda ketahui bahwa dalam pemesanan kubah masjid, anda juga harus memperhitungkan biaya ongkos kirim kubah masjid, untuk itu anda tidak perlu khawatir karena kami akan membantu keseluruhan dalam proses pengiriman kubah masjid anda. Pilihlah produsen kubah masjid terdekat, khususnya untuk jasa pembuat kubah masjid di Medan.

Detail Kubah Masjid Medan

Anda masih ragu dalam pemesanan kubah masjid, maupun perhitungan harga kubah masjid kami akan memberikan langkah perhitungan fundamen untuk harga kubah masjid:

  1. Tentukan Ukuran  Kubah Masjid.

Tentukan produsen kubah masjid yang anda inginkan, maka saatnya anda menentukan ukuran kubah masjid yang ingin anda pasang pada masjid anda. Perlu Anda ketahui dalam menentukan ukuran kubah masjid dan juga motif kubah masjid, anda bisa menyesuaikan dengan keadaan lingkungan sekitar agar kubah masjid yang anda pesan sesuai dengan keinginan masyarakat sekitar.

     2. Ukur dan Pastikan Diameter Dudukan Kubah.

Langkah berikutnya setelah menentukan desain kubah dan ukuran kubah masjidnya, pastikan juga untuk dudukan kubah masjid yang telah anda rencanakan untuk pemasangan kubah masjidnya.

     3. Kalkulasikan dengan Rumus Hitung Harga Kubah.

Setelah kedua langkah diatas telah terpenuhi, saatnya anda menghitung harga kubah masjidnya dengan rumus (Diameter x Tinggi Kubah) x Harga Kubah/m².

Apa saja yang akan berpengaruh terhadap biaya kubah masjid, pertama yaitu diameter kubah masjid, semakin besar diameter kubah masjid yang anda pesan maka harga kubah masjidnya juga akan bertambah. Yang kedua yaitu struktur kubah masjid yang anda pesan, pastikan bahan kubah masjid yang anda pesan menggunakan bahan besi terbaik dan anti karat.

Masjid Raya Makassar Kubah Enamel

Masjid Raya Makassar Kubah Enamel

Produsen Kubah Masjid Enamel Call/WA 082323546991 (Harbian Ariono) untuk info produsen kubah masjid berpengalaman

Masjid Raya Makassar Kubah Enamel merupakan saksi sejarah di masyarakat Makassar yang pada masa penjajahan selalu dipecah belah menjadi berbagai golongan, aliran, dan organisasi agar tidak bersatu menghimpun kekuatan. Usaha untuk membangun masjid besar yang bisa menampung ribuan jamaah pun selalu dihalang-halangi.

Kekhawatiran penjajah kala itu memang terbukti. Setelah masjid ini digunakan pada Agustus 1949 terjadi sentralisasi kekuatan umat Islam untuk melawan penjajah. Sentralisasi dimulai dari bersatunya aktivitas beribadah umat setelah sebelumnya tercerai berai di sejumlah masjid-masjid kecil.

Masjid ini memang sudah didesain besar dan megah sejak awal pendiriannya. Konon seorang jurnalis asing yang mengunjungi masjid ini pada tahun 1949 menulis bahwa inilah masjid terbesar di di Asia Tenggara saat itu. Bangunan induknya saja dapat menampung hingga lO.OOOjamaah dan jika digabung dengan halaman masjid, bahkan dapat mencapai 50.000 jamaah.

Muhammad Soebardjo Sebagai Arsitektur setelah memenangi sayembara yang digelar panitia pembangunan Masjid Raya. Kala itu, Soebardjo menampilkan bentuk menyerupai badan pesawat terbang. Ini terinspirasi dari masyarakat Makassar yang tengah dihantui ketakutan karena pesawat pengebom B-29 yang selalu melayang-layang di atas kota makasar.

masjid raya makassar depanSelang tiga puluh tahun kemudian, Masjid Raya sudah mulai rapuh dan bocor di beberapa bagian, terutama di atap dan kubah. Dari hari ke hari, struktur keseluruhan bangunan semakin terpengaruh. Beberapa kali renovasi parsial sempat dilakukan, namun tidak menghasilkan bangunan yang solid, kokoh, dan optimal.

Terhitung sejak Februari 2009, perombakan besar-besaran atas bangunan masjid ini pun dimulai dengan konsep dasar untuk menjadikan bangunan Masjid Raya Makassar menjadi lebih kokoh, megah, indah, dan modern.

Hasil pembaruan itu dapat dinikmati sekarang. Masjid yang megah dan indah ini sekilas mirip dengan masjid dari Timur Tengah karena memiliki sentuhan arsitektur mediteranian.

Dengan kombinasi tiga warna dasar; krem yang mencirikan warna alam (natural) dan cocok dipadukan dengan warna apa saja, hijau yang melambangkan keislaman, serta hitam (warna Kabah), masjid yang 80% bahannya asli Sulawesi Selatan tersebut terlihat sangat asri.

Dari segi konstruksi bangunan, Masjid Raya Makassar memudahkan jamaah menikmati sejuknya udara Makassar. Masjid dirancang terbuka, tak seperti masjid di Makassar dan sekitarnya. Kalaupun ada penghalang, hanyalah tiang baja yang dibungkus dengan batu alam paras Yogyakarta.

Daya tarik lainnya adalah dua buah menara yang masing-masing bertinggi 47 meter (menara lama) dan 66,66 meter (menara baru) pelambang jumlah ayat dalam Kitab Suci Al-Quran. Menara pertama terletak di sebelah kiri bangunan utama, usianya sama dengan Masjid Raya. Adapun menara kedua yang membutuhkan waktu enam bulan dalam proses pengerjaannya, dibuat dengan bahan dasar baja yang membuatnya lentur walau pergerakannya halus sehingga tak kasat mata.

Dari dalam interior keindahan kaligrafi terlihat di dinding dan langit- langit Masjid Raya Makassar. Kaligrafi itu dibuat oleh Syaharuddin, juara kaligrafi tingkat nasional asal Sulsel. Kaligrafi tersebut tidak lagi hanya perekat struktur, menjadi daya tarik bagi Masjid Raya yang dibanggakan masyarakat.

Masjid Raya Makassar Kubah Enamel Di dalam, tampak mihrab dengan, bentuk yang sangat menarik. Bagian atas mihrab seluruhnya berhias Asma’ul Husna. Menurut tim arsiteknya, ini terinspirasi bentuk khas ornamen arsitektur di Cordoba, Spanyol.

Masjid Agung Khaera Ummah Kubah Enamel

Masjid Agung Khaera Ummah Kubah Enamel

Produsen Kubah Masjid Enamel Call/WA 082323546991 (Harbian Ariono) untuk info produsen kubah masjid berpengalaman

Masjid Agung Khaera Ummah Kubah Enamel – Sebagian masyarakat menyebutnya Masjid Raya Kolaka. Namun, nama resmi yang disematkan bertepatan dengan pemancangan tiang pertama masjid adalah Masjid Agung Khaera Ummah. Masjid yang berada di tepi Laut Kolaka tersebut merupakan ikon kabupaten.

Masjid khaera ummah depan Uniknya, lokasi tepian laut yang membuat pemandangan masjid begitu eksotis tersebut sebelumnya adalah area ekosistem pohon bakau. Oleh karenanya, dalam proses pembangunan masjid dilakukan penimbunan area laut sedalam 10 meter sebagai tahap awal.

Pembangunan di laut tersebut juga membawa konsekuensi keunikan lainnya. Pondasi masjid terbuat dari batu karang, bahkan dua di antara delapan tiang utama masjid dipancangkan sebelum penimbunan dilaksanakan. Ini berarti tiang tersebut menembus dasar laut.

Jika bagian luar terkesan minimalis dengan penggunaan warna putih tanpa banyak detail aksen, maka di bagian dalam justru sebaliknya. Penggunaan aneka warna, baik yang berasal dari cat pada dinding dan tiang maupun material marmer pada sebagian detail bangunan, membuat masjid terlihat semarak.

Salah satunya pada dinding depan masjid yang dilapisi marmer beraksen garis batu alam. Dinding berkombinasi warna krem dan cokelat tua itu tampak “bertabrakan” dengan pigura relung mihrab hijau cerah dengan aksen garis diagonal silang putih. Hasilnya, mihrab terlihat sangat menonjol.

Bagian plafon di bawah atap kubah juga berwarna cerah. Paduan biru langit dengan aksen kaligrafi jingga dan lafaz Allah yang tepat berada di tengah membuat tampilan plafon menjadi sangat menarik.

Masjid Agung Khaera Ummah Kubah Enamel – Bagian dalam bangunan masjid terasa sangat lapang. Meskipun ruang utama ibadah ini terdiri dari dua lantai, namun lantai atas yang biasa digunakan untuk jamaah wanita didesain hanya mengelilingi lantai bawah layaknya mezzanine.

Masjid Baiturrahman Memadukan Gaya Arsitektur Kubah Enamel

Masjid Baiturrahman Memadukan Gaya Arsitektur Kubah Enamel

Produsen Kubah Masjid Enamel Call/WA 082323546991 (Harbian Ariono) untuk info produsen kubah masjid berpengalaman

Masjid Baiturrahman Memadukan Gaya Arsitektur Kubah Enamel Masjid – merupakan yang terbesar di Kabupaten Gorontalo. Bangunan Masjid ini terletak di pusat kota Limboto. Bersama Menara Keagungan Limboto yang berada tepat di sebelahnya, dua bangunan megah tersebut layaknya satu kesatuan ikon kota.

masjid agung baiturahman depanBangunan masjid memadukan dua gaya arsitektur yang umum digunakan pada masjid-masjid di Indonesia, yakni arsitektur berciri khas Nusantara dan Arab. Hal ini jelas terlihat dari kombinasi atap utama berbentuk limas dan tujuh kubah berbentuk bulat sebagai pendamping di sekelilingnya.

Dari luar, masjid tampak megah namun bersahaja karena memainkan kombinasi dua warna, putih dan abu- abu muda. Tidak banyak detail aksen di sekujur tubuh bangunan, hanya model hias kerawang dan relung tangga masuk masjid yang berbentuk lancip.

Bagian dalam masjid juga menampilkan kesederhanaan. Dinding masjid dilapisi cat berwarna putih bersih. Adapun dinding bagian depan tempat mihrab berada tetap menggunakan warna dasar putih, namun dilengkapi dengan elemen hias berupa aksen berwarna emas.

Mihrab masjid didesain tidak seperti umumnya masjid-masjid yang memiliki relung ruang tambahan. Mihrab pada Masjid Agung Baiturrahman ini dibedakan dengan menggunakan relief dinding berbentuk kotak dengan ragam hias kaligrafi dan motif batik. Kombinasi warna emas dan hitam menjadikan mihrab terlihat mewah.

Di sisi kanan dan kiri mihrab pun terdapat relief berbentuk kotak, namun dengan garis tengah yang lebih kecil dan bentuk ragam hias yang lebih sederhana. Relief pada kedua sisi ini memang ditempatkan sebagai pendamping mihrab serta memberikan tambahan suasana megah di dalam ruang.

Tepat di depan mihrab terdapat mimbar yang didesain seperti bentuk mimbar Ar-Raudah, yakni mimbar yang pernah digunakan Nabi Muhammad
Saw. untuk berdakwah. Tiang mimbar menggunakan ragam hias ukiran segi lima dan motif bunga yang juga berjumlah lima buah. Angka lima ini menyimbolkan lima kerajaan yang ada di Gorontalo.

Masjid Baiturrahman Memadukan Gaya Arsitektur Kubah Enamel Selain digunakan dalam kegiatan ibadah shalat rutin, Masjid Baiturrahman juga memiliki beberapa aktivitas rohani lainnya, seperti pelaksanaan hari-hari besar Islam, majelis taklim, TPA, perpustakaan, dan sebagainya.

Kubah Enamel di Masjid Agung Jawa Tengah

Masjid Agung Jawa Tengah

Merupakan sebuah masjid terbesar dan termegah yang ada di provinsi Jawa Tengah dan telah diresmikan pada tanggal 16 November 2006 yang berlokasi di Jalan Gajah Raya Kelurahan Sambirejo Kecamatan Gayamsari Semarang. Persemian masjid agung Jawa Tengah ini ditandatangani oleh Presiden Republik Indonesia periode 2004-2009, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono.

Luasan bangunan Masjid

Masjid Agung ini memiliki luas bangunan sekitar 7.669 meter persegi, dan untuk arsitekturnya memiliki perpaduan tiga gaya yaitu arsitektur jawa, arsitektur arab, arsitektur roma-yunani. Harga Kubah. Untuk arsitektur jawa dari masjid agung jawa tengah ini ditandai dengan atap masjid yang berbentuk limas dan dasar tiang masjid yang bermotif batik bermodel tumpal, untu walang, kawung dan parang-parangan.

Namun, untuk arsitektur arab dari masjid agung ini ditandai dengan kubah puncak masjidnya yang dihiasi oleh kaligrafi. Sedangkan arsitektur roma-yunani dari masjid ini terlihat pada desain interior dan pewarnaan sudut-sudut bangunan masjid.

Keindahan payung Nabawi

Payung hidrolik raksasa yang berada di atas teras masjid dengan ketinggian 20 meter dan bentangan hingga 14 meter ini merupakan salah satu ciri khas dari masjid agung jawa tengah, payung-payung tersebut mengadopsi model yang terdapat pada Masjid Nabawi Madinah.

Ada yang unik lagi dari Masjid ini yaitu, Menara masjid setinggi 99 meter yang terletak di pojok barat daya masjid dan bisa dilihat hingga radius 5 meter, tinggi menara ini disamakan dengan jumlah Asmaul Husna sehingga menara ini disebut dengan Al Husna Tower.

Teropong pada Menara Masjid

Disisi lain menara ini juga difungsikan sebagai destinasi wisata religi, diatasnya juga terdapat teropong yang digunakan untuk menikmati indahnya pemandangan kota Semarang dan Kapal-kapal di pelabuhan Tanjung Emas.

Dilihat dari eksteriornya, masjid ini memiliki 25 tiang Al-Qanathir sebagai simbol 25 rasul yang membentuk satu lengkung melingkari plaza. Tidak hanya itu, saat berkunjung ke dalam masjid, akan nampak pintu dengan khas jawanya, dan lebih dalam lagi anda akan melihat luas dan megahnya dalam masjid yang dipenuhi interior masjid yang menawan.

Masjid Raya Syuhada Kubah Enamel

Masjid Raya Syuhada Kubah Enamel

Produsen Kubah Masjid Enamel Call/WA 082323546991 (Harbian Ariono) untuk info produsen kubah masjid berpengalaman

Masjid Raya Syuhada Kubah Enamel – Sulawesi Barat merupakan provinsi termuda di kawasan Indonesia Timur, hasil pemekaran dari Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2004. Karena itu, pembangunan infrastruktur tentu menjadi target awal. Salah satunya adalah membangun sarana peribadahan yang layak.

Sejak 1996 sebenarnya masyarakat Mamuju telah memiliki masjid agung yang diberi nama Masjid Agung Mamuju. Pada 2006, namanya diubah menjadi Masjid Raya Syuhada seiring proses renovasi total untuk membangun masjid yang lebih representatif.

Masjid raya syuhada Inspirasi yang menjadi dasar pembentukan model bangunan adalah gaya bangunan Turki dan Nusantara. Empat menara yang menjulang tinggi dan diletakkan sebagai sudut bangunan utama mengingatkan pada model bangunan bergaya Turki Usmani. Model ini mirip Masjid Sultan Ahmed di Istanbul, Turki.

Bangunan juga tampil cukup mencolok dengan permainan beraneka warna. Di sisi sayap masjid terdapat aksen hias yang terlihat seperti kerawang berwarna hijau cerah, diapit oleh batu alam dengan kombinasi warna krem dan hitam.

Di antara sayap dan bagian tengah masjid terpasang hiasan kaca patri beraneka warna. Selain memberi keindahan di luar bangunan, kaca ini juga berfungsi sebagai pencahayaan di dalam ruang.

Merepresentasikan tujuh lapis langit dan tujuh lapis bumi desain Kubah masjid berjumlah tujuh buah. Tertera 25 nama nabi dan rasul di bawah kubah induk. Nama-nama ini dibuat dari bahan kaca patri. Untuk menuju ruang ibadah utama, pengunjung harus menaiki tangga yang dilingkup oleh relung tembok. Masjid memiliki 33 anak tangga di tiga penjurunya anak tangga tersebut memberi makna jumlah tasbih.

Empat menara yang melengkapi masjid ini merupakan simbol empat proses kehidupan manusia. Di ujung menara terdapat simbol bulan sabit yang merupakan makna tangan-tangan yang berdoa. Sementara itu tinggi menara 50 meter merup. perlambang jumlah waktu shalat yang diperintahkan Allah Swt. kepadah1 Nabi Muhammad Saw, yang akhirnya menjadi lima waktu.

Masjid Raya Syuhada Kubah Enamel Keistimewaan masjid kebanggaan masyarakat Mamuju ini adalah kaligrafi yang terbuat dari emaas bertuliskan lafaz Allah dan Muhammad. Kaligrafi ini diletakkan di bagian arat mihrab.

 

Jakarta Islamic Centre Pusat Peradaban Islam

Jakarta Islamic Centre Pusat Peradaban Islam

Produsen Kubah Enamel Call/WA 082323546991 (Harbian Ariono) untuk info produsen kubah masjid berpengalaman

Jakarta Islamic Centre Pusat Peradaban Islam (JIC) yang merupakan Masjid Raya Provinsi DKI Jakarta adalah mahakarya keberhasilan perubahan struktur sosial. Sebelumnya, tempat tersebut merupakan tempat resosialisasi WTS Kramat Tunggak, salah satu lokalisasi ternama di Indonesia.

Jakarta Islamic Centre merupakan satu kompleks terpadu pengembangan Islam, terdiri dari masjid, gedung pendidikan dan latihan, serta kompleks bisnis yang meliputi hotel, convention hall, dan perkantoran. Jakarta Islamic Centre dipastikan akan menjadi landmark wisata rohani di Jakarta. Hingga buku ini diterbitkan, baru bangunan masjid yang telah selesai dibangun.

Menurut arsiteknya, Ahmad Noe’man, bentuk bangunan masjid memanifestasikan sifat-sifat keperkasaan (Al-Jabbaru), kemegahan (Al-Muktabbiru), dan keindahan (Al- Lathiif). Keperkasaan terasa dari bangunan yang tinggi menjulang, kemegahan diinterpretasikan oleh bentangan kubah sepanjang 68 meter tanpa tiang-yang merupakan bentangan tanpa tiang terbesar se-Asia Tenggara- dan keindahan diperoleh dari visual keseluruhan bangunan.

Bangunan masjid terdiri dari dua lantai. Lantai dasar digunakan untuk ruang fungsional kegiatan seperti kantor-kantor dan perpustakaan, sedangkan lantai atas yang merupakan ruang shalat terdiri dari mezzanine dan ruang utama. Ketika memasuki ruang utama masjid, perhatian akan terfokus pada kubah yang sangat besar dengan ornamen dua belas lampu gantung berbentuk kipas Betawi memutari ruang shalat utama. Sebuah kombinasi dekorasi yang amat indah.

Bagian kubah dikelilingi elemen kaca patri berbentuk tanda panah ke atas, bermakna hubungan manusia dengan Sang Pencipta. Elemen ini memberikan sinar terang pada siang hari jika dilihat dari dalam ruangan, dan sebaliknya, menjadi penegas karakter kubah pada malam hari jika dilihat dari luar. Sebuah karya yang sangat cerdas.

Bahan dasar kubah adalah tembaga yang dapat berubah warna secara alami bersamaan dengan proses oksidasi. Pada awalnya kubah berwarna kuning kemerahan dan akhirnya akan berwarna hijau. Proses pewarnaan alamiah ini juga digunakan di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi.

Dekorasi interior ruang utama diisi dengan kaligrafi bergaya kufik. Ayat- ayat yang ditampilkan diantaranya adalah QS. Al-Baqarah: 255 di bagian mezzanine depan, QS. An-Nuur: 35 di mezzanine belakang, QS. Al-A’raf: 55 di kanan mihrab, dan QS. Al- Mu’minuun: 1-2 di sebelah kiri mihrab.

Suasana ala Timur Tengah dapat dirasakan dari pemilihan warna bangunan yang terdiri dari abu-abu sebagai warna dasar yang menginterpretasikan warna langit, kuning di bagian detail dekorasi bangunan yang bermakna sinar matahari, serta kombinasi hijau dan biru yang memiliki filosofi sebagai warna hutan dan lautan.

Jakarta Islamic Centre Pusat Peradaban Islam Sebuah menara setinggi 114 meter terletak di sebelah timur laut bangunan masjid. Tinggi menara ini menyimbolkan jumlah surat dalam Al- Quran. Selain sebagai tempat mengumandangkan suara azan, menara tinggi menjulang tersebut berfungsi sebagai landmark (penanda) lingkungan sekitar Jakarta Islamic Centre.

Masjid Al Munawwar Kubah Enamel

Masjid Al Munawwar Kubah Enamel

Produsen Kubah Masjid Enamel Call/WA 082323546991 (Harbian Ariono) untuk info produsen kubah masjid berpengalaman

Masjid Al Munawwar Kubah Enamel, Ternate, Maluku Utara, merupakan masjid megah nan indah kebanggaan masyarakat. Semenjak pendiriannya, selain sebagai pusat kegiatan dakwah, masjid ini menjadi ikon religius kota yang mayoritas penduduknya beragama Islam.

masjid al munawwar ternate depanMasjid Al-Munawwar yang berarti “bercahaya” atau “bersinar” tersebut memiliki keunikan dibandingkan masjid- masjid pada umumnya. Sebagian bangunan benar-benar berada di atas permukaan laut, ditopang oleh beberapa tiang pancang. Masjid ini menjadi pemandangan menakjubkan bagi siapa pun yang menyaksikannya dari sisi laut kala menempuh perjalanan dari Pulau Tidore menuju Ternate.

Selain empat menara kembar-dua di antaranya berada di lautan- berketinggian 45 meter yang disesuaikan dengan tahun kemerdekaan Indonesia, masjid ini memiliki sebuah kubah raksasa.

Bangunan masjid terdiri dari lantai utama dan lantai dua yang digunakan sebagai area beribadah, sedangkan lantai dasar untuk mengambil wudhu. Masjid dilengkapi 12 pilar yang melintang arah shaf dan 12 pilar membujur arah shaf. Angka ini disesuaikan dengan tanggal kelahiran Nabi Muhammad Saw.

Terdapat empat pilar sangat besar simbol empat sahabat Rasul, sekaligus melambangkan empat Kesultanan di Maluku Utara, yaitu Kesultanan Ternate, Tidore, Bacan, dan Jailolo.

Pilar-pilar tersebut menyangga sebuah kubah raksasa sebagai perlambang keesaan Allah Swt., sebuah nilai yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Ternate khususnya, dan Maluku Utara pada umumnya.
Pada lingkaran kubah terdapat lafaz Allah dan Muhammad sebagai simbol inti ajaran Islam. Keberadaan masjid ini diharapkan dapat mempertegas keberadaan Maluku Utara sebagai khazanah Islam dan tujuan wisata religi andalan.

Di dalam masjid terdapat beduk yang dipukul setiap waktu shalat, sebelum azan berkumandang. Meski fungsinya telah tergantikan oleh pengeras suara, namun beduk tetap dilestarikan sebagai salah satu simbol dan ciri khas kebudayaan Islam di tanah air.

Di samping ibadah shalat lima waktu secara reguler, para jamaah dan pengurus Masjid Al Munawwar Kubah Enamel erus menghidupkan berbagai aktivitas, seperti pendidikan Al-Quran, sarana perpustakaan, shalat Jumat, shalat sunnat rawatib, pengajian rutin, majelis taklim, dan shalat Hari Raya. Ada juga program wisata masjid untuk menara. minat turis yang hendak melakukan wisata religi berbasis ketakwaan padaAllah Swt.

Plugin Developed By FantasticPlugins